Kelebihan dan Kekurangan Model Rumah dengan Atap Pelana, Kerucut, Perisai dan Beton.

Keunggulan dan kelemahan model atap rumah jenis pelana, perisai, kerucut, dan beton untuk desain rumah minimalis dan etnis tradisional.
Model bentuk atap rumah memang beranke aragam dan ada banyak, bahkan di setiap daerah memiliki beberapa model jenis masing-masing. Untuk joglo saja ada sekitar 13 model atap. Disini kami akan memberikan sebuah pilihan menganai kelebihan dan kekurangan dari beberapa model atap yang sering di pakai dalam pembangunan ataupun perumahan baik model minimalis maupun atap rumah tradisional.
1. Atap Pelana.
Pengertian atap pelana adalah model atap dengan bentuk segitiga,
Kelebihan dari model atap pelana adalah :
- Pengerjaan lebih cepat
- Kebutuhan bahan sedikit
- Resiko bocor kecil.
Sementara kekurangan dari model atap pelana adalah :
- Kurang indah tampilannya.
- Angin akan tertahan pada sisi segitiganya.
- Air mengalir dari dua arah dan lebih kencang.

2. Atap Perisai.
Pengertian atap perisai merupakan atap yang menggunakan unsur jurai memiliki bentuk seperti perisai.
Kelebihan dari atap perisai untuk perumahan adalah :
- Model lebih indah
- Dapat dibuat pada rumah dengan bentik T, L dsbg
- Hentakan angin kecil karena bidang tidak ada yang vertikal.

Sedangkan kekurangan menggunakan model atap perisai adalah :
- Penggunaan material kayu banyak.
- Penggunaan atap nok dan genteng lebih banyak.
- Sering bocor jika ada talang air.
- Pengerjaan lebih rumit.

3. Atap Kerucut.
Pengertian atap kerucut adalah model atap dengan kemiringan lebih dari 30 derajad. Atap ini juga sering disebut limasan.
Kelebihan menggunakan mmodel kerucut adalah.
- Modelnya sangat indah
- Dapat dibuata pada bangunan bentuk L, T, U
- Resiko terhadap panas kecil

Untuk kekurangan hampir sama dengan model atap perisai.

4. Atap Beton.
Atap jenis beton paling sering digunakan dengan biaya yang tidak sedikit juga, pemasangan pada tukang yang kurang ahli malah akan menyebabkan banyak keretakan dan juga kebocoran waktu hujan.
Kelebihan dari rumah dengan atap beton adalah :
-Tepat untuk perencanaan rumah yang akan ditingkat.
- Dapat dibuat fleksibel pada semua jenis rumah.
- mudah di modifikasi.

Kekurangan dari penggunaan atap beton adalah :
- Resiko panas besar.
- Pengugnaan material banyak.
- Sering bocor jika pengerjaan kurang baik.
- Pengerjaan dan perwatan lebih rumit.
rumah minimalis dengan atap pelana contoh

Berikut adalah model model yang bisa anda gunakan sebagai desain atap rumah anda, memang banyak model tapi anda harus menentukan mana yang paling cocok untuk rumah yang nantinya akan anda bangun. pertimbangan biaya juga menjadi sangat penting karena harga material tahun 2012 2013 kedepan akan semakin melonjak tajam seiring dengan permintaan bahan baku material yang sangat tinggi. Perencanaan dalam membeli bahan baku rumah sangat harus diperhatikan. Bertanyalah pada ahlinya agar anda juga bisa mendapatkan pencerahan yang tepat mengenai kebutuhan sesuai budget anda.