Tips Memilih Jenis-Jenis Pondasi Rumah Atau Perumahan

Tips memilih pondasi rumah / perumahan dengan mengetahui kelebihan dan kekurangan jenis-jenis pondasi seperti pondasi lajur pasangan batu, pondasi tapak / pelat beton, pelat beton jalur, pondasi sumuran.
Saat kita membangun rumah tentu yang kita buat dan rencanakan pertama kali adalah pembuatan pondasi. Untuk mengira-ngira kebutuhan pondasi tentu kita butuh bantuan tukang tapi dalam mempertimbangkan jenis-jenis pondasi rumah anda bisa memberikan pendapat kepada mereka dengan tahu dahulu sedikit ilmu yang akan kami berikan disini, 
gambar jenis-jenis pondasi rumah pribadi / perumahan
Sebelum memilih jenis-jenis pondasi ada beberapa pertimbangan penting yang harus anda perhatikan, apa saja itu ?

1. Keadaan tanah yang dipasang pondasi

2.Batasan-batasan akibat konstruksi di atasnya.
3. Waktu pekerjaan.
4. Biaya
5. Lingkungan
6. Ketersediaan material




Untuk pertimbangan dalam memilih jenis pondasi pertimbangan lain yang digunakan adalah :
a. Bila tanah keras terletak di kedalaman 2-3 meter maka sebaiknya anda menggunakan jenis pondasi dangkal (pondasi jalur / pondasi strouspile)
b. Bila tanah keras berada pada kedalaman hingga 10 meter atau lebih dari permukaan maka jenis pondasi yang digunakan adalah pondasi jenis pondasi tiang minipile dan pondasi sumuran.
c. Bila tanah keras terletak di kedalaman 20 meter maka jenis pondasi yang dipakai biasanya adalah berupa pondasi tiang pancang atau pondasi bor pile.

Setelah mengetahui pertimbangan di atas maka anda juga wajib mengetahui satu persatu jenis dari podasi dalam ilmu awam kita masing-masing:
1. Pondasi lajur Pasangan Batu.
Pondasi ini adalah pondasi yang paling banyak digunakan pada perumahan, rumah pribadi, podsinya setinggi 80 cm dan lebar sama dengan tingginya.
Kelebihan pondasi lajur pasangan batu :
- mudah pelaksanaannya
- cepat pengerjaan
- Mudah mendapat batu belah (pulau jawa)

Kekurangan pondasi lajur pasangan batu :
- Sulit diperoleh batu belah pada daerah tertentu
- menjadi mahal untuk daerah tertentu
- Sangat mahal untuk rumah bertingkat.

2. Pondasi Tapak atau pondasi pelat beton setempat.
pondasi yang biasa digunakan untuk pondasi gedung bertingkat.
Kelebihan Pondasi Tapak atau pondasi pelat beton setempat
- biaya murah
- galian tanah lebih sedikit
- untuk bangunan bertingkat lebih handal daripada pondasi lajur.

Kekurangan Pondasi Tapak atau pondasi pelat beton setempat
- Harus menyiapkan bekisting atau cetakan dahulu
- Memakan waktu lama
- Tidak semua tukang bisa mengerjakan
- Pekerjaan rangka besi sudah dibuat sejak awal.
- Diperlukan pengetahuan terhadap ilmu struktur.

3. Pondasi pelat beton lajur / jalur.
4. Pondasi sumuran
Jarang digunakan pada permuahan maupun rumah pribadi karena mensyaratkan biaya yang mahal dan juga peralatan yang berat juga.


Berikut adalah beberapa pertimbangan dalam memilih jenis-jenis pondasi dalam membangun rumah atau perumahan, Ilmu ringan yang cocok untuk orang awam saja. Memang dengan tau kita bisa mempertimbangkan dalam penggunaan jenis-jenis pondasi untuk rumah anda sendiri tentunya. Semoga bermanfaat.