Mana yang lebih baik, Atap Rumbia, Alang-Alang atau Ijuk.

Hari ini kita akan sedikit membahas tentang apa kelebihan dan kekurangan dari jenis atap yang banyak digunakan untuk jenis atap tradisional, Nah yang akan kita bahas disini adalah ketiga jenis atap yang memang sering digunakan yaitu jenis rumbia, ijuk dan juga alang-alang. Jenis alang-alang dan ijuk memang sedikit ada persamaan, 

1. Atap ijuk dan alang-alang
Atap jenis ujuk dan alang-alang  basanya digunakan oleh orang bali untuk membentuk rumah tradisional mereka. Kesan etnik dan sangat tradisional membuat atap ini menjadi sangat menarik. Saat ini juga sudah banyak yang menjual bahan atap ini, Jika anda membeli kami sarankan untuk membeli atap ijuk yang memiliki tingkat ketebalan yang bagus, Karena ketebalan dari ijuk sangat berpangruh terhadap keawetan dan juga keindahan secara estetiknya. Umur pemakaian pada ijuk kualitas baik bisa mencapai 30 tahunan.

2. Atap rumbia
Jenis atap ini mungkin lebih rumit dalam pemasangan dan usia pakainya lebih rendah jika dibandingkan dengan atap ijuk. usia pakainya hanya berkisar sampai dengan 4 tahunan. Namun jika anda menginginkan jenis ini sudah banyak juga penyedia dengan hraga bervariasi. Biasanya kelemahan dari bahan atap jenis rumbia dan juga ijuk adalah ketersediaan bahan bakunya. Dan permintaan saat ini bisa dibilang masih tinggi. Jadi harganya pun akan lebih mahal